Skripsi

Hubungan antara tingkat pengetahuan mengenai pencegahan cacingan dan karakteristik demografi guru SD di Jakarta tahun 2011. = Association between knowledge on prevention of soil-transmitted helminthiasis and demographic characteristics of elementary school teacheri in Jakarta in year 2011.

Di Indonesia, cacingan merupakan masalah kesehatan yang sering dialami oleh anak balita dan anak usia sekolah dasar. Program pengendalian cacingan berbasis sekolah diidentifikasi sebagai salah satu intervensi kesehatan yang paling efektif dalam masalah biaya. Tujuan penelitian ini adalah menilai tingkat pengetahuan guru SD di Jakarta mengenai pencegahan cacingan dan hubungannya dengan karakteristik demografi. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional. Data diambil pada bulan Oktober 2011 dan sejumlah 90 guru dijadikan subjek penelitian (total sampling). Tingkat pengetahuan dan data demografik diperoleh melalui wawancara. Tingkat pengetahuan dinilai dengan kuesioner yang terdiri atas lima pertanyaan mengenai pencegahan cacingan. Data diolah dengan program SPSS versi 11.5 lalu dianalisis dengan uji chi-square dan kolmogorov-smirnov. Didapatkan guru yang mempunyai tingkat pengetahuan baik sebesar 17,4%, sedang sebesar 36%, dan kurang sebesar 40,6%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan responden mengenai pencegahan cacingan tidak berhubungan dengan jenis kelamin, kelompok umur, sumber informasi, pengalaman cacingan dan tingkat pendidikan. Disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan guru mengenai pencegahan cacingan masih kurang dan tidak berhubungan dengan karakteristik demografi.
Kata kunci: Tingkat pengetahuan, pencegahan, cacingan, karakteristik demografi, guru SD.


Soil-transmitted helminthiasis is still a health problem found in children under 5 years old and elementary school students. Soil-transmitted helminthiasis school based control programs was identificated as one of the most cost-effective health intervention. The aim of this study was to evaluate elementary school teachers’ knowledge on prevention of soil-transmitted helminthiasis and the association with demographic characteristics. This cross-sectional study was conducted in October 2011. The subject of this study was 90 children (total sampling). Knowledge and demographic data was obtained by interview. Knowledge was assessed using a 5 item questionnaire regarding prevention of soil transmitted helminthiasis. The data were processed by SPSS program ver. 11.5 and analyzed by chi-square and kolmogorov-smirnov test. About 17,4% teachers had good knowledge, 36% teachers had average knowledge and 40,6% teachers had poor knowledge. The results showed that knowledge was not associated with gender, age, information source, experience, and education. In conclusion, knowledge of elementary shool teachers on prevention of soil-transmitted helminthiasis was still poor and it was not associated with demographic characteristics.
Keywords: Knowledge, prevention, helminthiasis, demographic characteristics, elementary school teachers.

Judul Seri
-
Tahun Terbit
2012
Pengarang

Damar P. Susilaradeya - Nama Orang
Saleha Sungkar - Nama Orang

No. Panggil
S12093fk
Penerbit
Jakarta : .,
Deskripsi Fisik
x, 33 hal., Lamp. 2
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
-
Edisi
-
Subjek
Info Detail Spesifik
-
S12093fkS12093fkPerpustakaan FKUITersedia
Image of Hubungan antara tingkat pengetahuan mengenai pencegahan cacingan dan karakteristik demografi guru SD di Jakarta tahun 2011. = Association between knowledge on prevention of soil-transmitted helminthiasis and demographic characteristics of elementary school teacheri in Jakarta in year 2011.

Related Collection